Gubernur Sulbar Resmikan Kotaku di Mamasa

Gubernur Sulbar Resmikan Kotaku di Mamasa
Gubernur Sulbar,Ali Baal Masdar saat meresmikan program Kotaku di Kabupaten Mamasa (Foto:Muh Rizaldy)

Kabar Mamuju.com -- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar meresmikan, bantuan pemerintah untuk masyarakat tahun 2020, Program Kota Tanpa Kumuh( Kotaku) di Kelurahan Tawalian, Kecamatan, Tawalian, Kabupaten Mamasa, Jumat(8/1).

Tiga Kelurahan di Mamasa disasar menjadi titik pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menjelaskan program tersebut menggunakan dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) , sebagai upaya mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan. Di Kabupaten Mamasa, tiga kelurahan menjadi sasaran, yakni Kelurahan Tawalian, Sumarorong dan Messawa.

Ali berharap melalui program Kotaku, maka penanganan pemukiman kumuh tertangani di tiga kecamatan tersebut.

"Suatu kesyukuran mendapatkan bantuan program dari pemerintah pusat. Sisa bagaimana daerah harus menyiapkan Sumber Daya Manusia menjemput program tersebut," ujar Ali, pada Peresmian Program Kotaku di Mamasa.

Ali menargetkan, hingga 2022 mendatang menargetkan penanganan 6.000 Rumah tidak layak huni (RTLH).

"Itu bisa kita lakukan pekerjakan di enam kabupaten, seribu per kabupaten," ungkapnya. Ali menegaskan apa yang dikerjakan tahun 2020, kemudian berlanjut 2021, khusus program infrastruktur agar dikerjakan dengan baik.

"jangan fiktif, jangan Mark-up, kerjakan sesuai aturan perundang-undangan," tegas Ali.

Ali berharap, kedepan pembangunan harus dapat berjalan dengan baik terutama di kecamatan dan kelurahan.

Ia berharap kepada para camat dan lurah dapat bekerja dengan baik. Diketahui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan Program Kotaku dalam pelaksanaannya menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota atau kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota sebagai pelaku utama (nakhoda).

Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda menuturkan, program Kotaku baru pertamakali dilaksanakan di Kabupaten Mamasa pada tahun anggaran 2020 di tiga Kelurahan.

"Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat khususnya dalam upaya mengatasi dan mengurangi area kumuh yang ada pada kelurahan tersebut,"ujarnya.

Oleh karena itu, banyak Lurah dan Kepala Desa yang menyampaikan kepada Pemkab Mamasa agar kegiatan yang sama dapat dilaksanakan. "13 Kelurahan,168 Desa yang ada di Kabupaten Mamasa yang semuanya itu memiliki kawasan yang kumuh dan sangat membutuhkan intervensi dari pemerintah provinsi," ucapnya.

Penulis : Muh Rizaldy

Editor : Redaksi

Kabar Serupa :
Gubernur Sulbar Tinjau Jalan Poros Mamasa-Toraja
Kabar Mamasa

Gubernur Sulbar Tinjau Jalan Poros Mamasa-Toraja

20.12.2020 - 17:08
Mengenali Tenun Sambu' Mamasa Sulbar
Kabar Mamasa

Mengenali Tenun Sambu' Mamasa Sulbar

25.11.2020 - 08:00
Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA