Mengenali Tenun Sambu' Mamasa Sulbar

Mengenali Tenun Sambu' Mamasa Sulbar
Kain Tenun Sambu' Kabupaten Mamasa Sulbar(Ist)

KabarMamuju.com-- Secara harfiah, kata sambu' memiliki arti "kain" dalam bahasa masyarakat kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sambu' sejak lama telah ditenun oleh mayoritas wanita Mamasa. Kerap digunakan di berbagai kegiatan sosial masyarakat kabupaten Mamasa.

Berbeda dengan Tenun Sekomandi Kalumpang-Mamuju, motif pada Tenun Sambu' hanya berupa garis vertikal memanjang dengan ketebalan warna yang beragam. Warna yang sering digunakan ialah warna hitam, merah, putih dan kuning maupun hijau.

Dahulu kain tenun sambu' menggunakan benang yang dipintal dari kapas yang memakan waktu berbulan-bulan, namun seiring seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan pesanan dari lokal dan luar daerah serta wisatawan yang datang berkunjung ke Mamasa maka pembuatan Tenun Sambu' Mamasa mulai menggunakan benang konveksi.

Dorsila (63th), salah satu penenun sambu' yang telah aktif menenun selama 40 tahun lebih, mengungkapkan corak warna kain sambu' mewakili kegunaannya dalam acara sosial masyarakat. Umumnya warna cerah digunakan pada prosesi perkawinan maupun pesta panen sedang warna gelap digunakan ketika berkabung.

"Warna cerah seperti merah dan kuning ini dipakai untuk ma'randang (lamaran, red), kalau hitam biasanya dipakai ketika ada orang yang meninggal. Sambu' ini selain kami taruh di galeri untuk dapat dibeli oleh wisatawan, juga banyak yang pesan dari luar kabupaten Mamasa jadi warna dan motifnya kadang mengikuti sesuai pesanan," ungkap Dorsila.

Kini pengrajin kain sambu' mulai sedikit, generasi muda sebagai penerus warisan budaya leluhur tersebut mulai jarang ikut terlibat dalam proses menenun tersebut. Ketidak populeran kain sambu' dikalangan muda turut menjadi perhatian tetua masyarakat Mamasa.

Untuk membuat satu buah sambu' memakan waktu satu hingga empat pekan tergantung dari ukuran sambu' yang dibuat. Untuk souvenir berupa selendang biasa memakan waktu 5 hari penenunan. Harganya pun variatif mulai dari Rp 200 ribu.

Penulis : Muh Rizaldy

Editor : Redaksi

Kabar Serupa :
Gubernur Sulbar Resmikan Kotaku di Mamasa
Kabar Mamasa

Gubernur Sulbar Resmikan Kotaku di Mamasa

08.01.2021 - 14:53
Gubernur Sulbar Tinjau Jalan Poros Mamasa-Toraja
Kabar Mamasa

Gubernur Sulbar Tinjau Jalan Poros Mamasa-Toraja

20.12.2020 - 17:08
Cek Fakta
CEK FAKTA LAINNYA